jurnal solusi teknologi

BAGI pebisnis kecil dan menengah seperti UKM ataupun bisnis rumahan, SOHO (small office home office), upaya menekan biaya investasi merupakan keputusan yang taktis. Bukan sekadar untuk meningkatkan pendapatan, bahkan lebih dari itu: agar tetap survive!
Selama ini, pos investasi untuk bidang teknologi sering menjadi momok. Ada anggapan, biaya teknologi itu mahal, sehingga mempelambat diambilnya keputusan untuk pengadaannya.
Dampaknya, karena dikerjakan manual –atau numpang sana, numpang sini, sewa sana, sewa sini, ujung-ujungnya, biayanya tetap saja mahal. Belum lagi waktu dan energi yang sudah dihabiskan.
Untunglah, saat ini kita berada di zaman di mana teknologi sudah berkembang dengan cepat. Sesuatu yang canggih tak identik lagi dengan mahal, tetapi lebih dipahami sebagai langkah pintas menuju efisiensi.
Umpamanya, untuk membuka bisnis baru berskala kecil dan menengah –mungkin dengan memilih tempat usaha dengan cara menyewa ruko atau cukup di rumah—biaya teknologi tak harus membuat kita menghela napas panjang.
Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli printer, mesin faks, mesin fotokopi dan scanner (pemindai), karena semua fungsi itu sudah bisa terwakili dan terakomodasi salah satunya dengan HP LaserJet M1522 MFP.
Hanya dengan merogoh kocek Rp5 jutaan, semua fungsi tersebut – fungsi-fungsi yang jelas sangat terkait dengan kegiatan bisnis sehari-hari – sudah ada pada sebuah mesin printer yang berukuran kompak ini.
Ada dua versi dari tipe ini: M1522n MFP (Black-and-white printing, black-and-white copying, black-and-white and colour scanning) dan M1522nf MFP: (Black-and-white printing, black-and-white copying, black-and-white faxing, black-and-white and colour scanning).
Pekan lalu, thanks to HP Indonesia, saya berkesempatan me-review M1522nf MFP. Saya tidak akan terlalu fokus mempelototi spesifikasi pencetak ini secara teknis, tetapi lebih meng-highlight fungsi-fungsinya.
Sebagai pencetak, printer ini memang dahsyat. Misalkan kalau dilihat dari kecepatan pencetakan yang bisa dilakukan mesin ini. Menggunakan processor Motorola Coldfire® V5e dengan kecepatan 450 MHz, pencetakannya (hitam, kualitas normal, A4) bisa mencapai 23 halaman per menit. Kualitas cetaknya mencapai 600 x 600 dpi.
Fungsi-fungsi penyalin, faks dan pemindai-nya yang user friendly juga membuat siapapun yang mengoperasikan HP LaserJet M1522 MFP tidak akan menemukan kesulitan yang berarti.
Hanya saja, yang sedikit ribet, adalah saat instalasi pertama begitu printer dikeluarkan dari kotaknya (unboxing). Orang yang belum terbiasa memasang printer baru, tampaknya harus dibantu untuk memasangnya secara benar.
Apalagi, gambar-gambar petunjuk pada manualnya, sepertinya masih perlu penyempurnaan. Khususnya untuk beberapa komponen tertentu, sketsa-sketsa tersebut harus diperhalus lagi, karena tidak begitu mirip dengan komponen-komponennya secara fisik sehingga agak membingungkan.
Di luar itu, saya kira printer ini layak untuk dimiliki bagi siapa saja yang bisnisnya ingin cepat berjalan dan terkelola dengan baik.
This entry was posted by Budi Putra on Thursday, May 22nd, 2008 at 2:57 pm and is filed under Advertorial, Enterpreneur, Enterprise, Review, SMB. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
There are 2 comments for this entry. Add yours
mars
untuk harga berapa ya….
trus untuk belinya dimana..
July 17th, 2008 at 6:39 am
Budi Putra
Harganya Rp5 jutaan. Biasanya sih di dealer-dealer utama HP yang biasanya ada mall-mall.
July 21st, 2008 at 1:42 pm