bacaan wajib gadgetters
Dapatkan info (bahkan rumor) terkini soal gadget, ponsel, smart phone, PDA, Pocket PC, iPhone, concept phone dan mobile technology & industry: GSM, GPRS, EDGE, CDMA 20001x, 3G, W-CDMA, 1xEV-DO, HSDPA, WiMAX, Wi-Fi, Bluetooth, content, applications, dan wireless gear lainnya di sini.
Bersamaan dengan peluncuran Nokia 6110 Navigator, Nokia memeragakan fungsi GPS dari ponsel terbarunya itu. Dengan peta Solo Map, kami dipandu dari Mahakam menuju ke jalan Veteran. Awal perjalanan, peta cukup akurat, namun saat kami “melenceng” dari rute yang ditentukan, update posisi menjadi tersendat-sendat.
Nokia 6110 Navigator sendiri merupakan produk yang sangat menarik, mengingat inilah ponsel dengan sistem operasi non-smartphone yang memiliki fitur paling komplit di pasar. Saya hanya berharap bahwa produk retail tidak akan memiliki masalah yang sama. Saya kurang jelas bagaimana pengalaman rekan-rekan menggunakan GPS terintegrasi di ponsel. Maklum saya juga bukan pakar soal GPS. Namun saya bertanya-tanya juga, apakah pengaplikasian GPS berarti kita akan menjadi lebih malas lagi untuk urusan menghapal jalan atau tempat makan? Apakah kita hanya menanti “perintah” dari sebuah alat, apapun itu, untuk mencapai suatu tempat?
Memang hidup akan lebih mudah. Mencari alamat yang kurang jelas dan mungkin membutuhkan kemampuan membaca peta tingkat tinggi akan sangat terbantu dengan GPS. Namun seberapa jauh kita dapat percaya dengan GPS? Apakah ada jaminan bahwa keakuratan GPS dan petanya benar-benar dapat diandalkan atau apakah fungsi GPS masih berupa “gimmick”atau fitur tambahan untuk mendongkrak penjualan?
Bagaimana menurut Anda?
Artikel dituliskan oleh kristian pada Monday, September 3rd, 2007 pukul 6:56 pm. Diarsipkan dalam kategori GPS, Gadget, Hardware, Innovation, Nokia. Anda dapat mengikuti diskusi melalui layanan sindikasi komentar.
Anda dapat mengikut diskusi dengan meninggalkan komentar, atau lacak balik dari situs Anda.
Ada 2 komentar untuk artikel ini. Ikuti diskusi
Anis
Daripada nunggu info dari GPS, kayaknya lebih cepet nanya orang di pinggir jalan.
October 8th, 2007 at 1:11 am
kristian
Tergantung nanyanya sama siapa.. Kadang malah lebih nyasar.
Tapi yang pasti, lebih irit
November 11th, 2007 at 10:31 pm