Isu sosial dan cerita dari lapangan terkait dengan Open Source
Setelah berkutat dengan skrip wvdial untuk akses Internet lewat modem Huawei E220, akhirnya aplikasi dari Vodafone menggantikan urusan ini dan berbonus antarmuka grafis. Aplikasi tersebut: Vodafone Mobile Connect Card Driver. Bukan apa-apa, pemakai GNU/Linux seperti merasa ditinggalkan oleh Huawei yang menyediakan aplikasi dan tampilan khas koneksi ke Internet: saya amati serupa untuk Telkomsel Flash dan Indosat M2.

Rasa penasaran dengan skrip berisi pemasangan modul kendali (driver) berisi huaweiAktBbo-i386.out (wah, dari nama pun sudah bersuasana mesin) dan tambahan percakapan yang dikirim ke pppd berkaitan dengan menu penting yaitu memasang modus “hanya 3G.” Setelan ini penting untuk “berebut” dan memaksa koneksi 3G jika dimungkinkan.
Vodafone menyediakan profil untuk keperluan tersebut dan pemakai dimungkinkan membuat beberapa profil untuk keperluannya. Kendati saya belum memastikan perbedaan yang signifikan terhadap modus GPRS dan 3G, kemungkinan besar karena lokasi saya selama ini masih “angin-anginan” untuk kualitas 3G. Satu hal yang terlihat optimis, pilihan 3G di Vodafone lebih sering berhasil dibanding kode yang saya peroleh untuk dipasang di skrip.
Komplain kecil terhadap aplikasi ini adalah menu pengelolaan profil yang masih belum lengkap, yaitu hanya tersedia membuat profil baru (New Profile). Belum tersedia pilihan untuk menyunting, menghapus, atau bahkan sekadar melihat profil yang sedang aktif. Mudah-mudahan hal ini menjadi perbaikan penting di versi berikutnya, mengingat status saat ini masih Beta 4.
Vodafone Mobile Connect Card Driver dapat diunduh dari Vodafone Betavine Forge.
Terima kasih sekali lagi kepada Andi Darmawan yang telah menunjukkan aplikasi penting ini.
Artikel dituliskan oleh Ikhlasul Amal pada Tuesday, December 11th, 2007 pukul 08:32. Diarsipkan dalam kategori Desktop/Klien, Perangkat Lunak. Anda dapat mengikuti diskusi melalui layanan sindikasi komentar.
Anda dapat mengikut diskusi dengan meninggalkan komentar, atau lacak balik dari situs Anda.
Ada 5 komentar untuk artikel ini. Ikuti diskusi
Belutz
Perlu diingat bahwa penyetelan untuk modus yang dipakai itu akan tersimpan di hardware.
Jadi semisal disetel untuk “hanya GPRS”, maka ketika modem tersebut dicolok di Windows atau Mac, dia hanya bisa jalan di modus GPRS. Jadi kalau sering menggunakan modem tersebut di OS lain selain di Linux, pastikan sebelum mencabut modem, modem tersebut di setel di modus “hanya 3G (3G only)” atau “3G lebih disukai (3G preferred)”
December 31st, 2007 at 19:49
rino
Pak, itu modemnya pake koneksi USB ato PCMCIA. Karena kalo pake PCMCIA kan harus diaktifkan dulu service PCMCIA-nya.
Trus dicobanya di linux distro apa? dan apa bisa diinstall di laptop??
January 21st, 2008 at 20:13
Ikhlasul Amal
@rino: saya menggunakan USB di Ubuntu di atas laptop.
February 15th, 2008 at 19:57
Belutz
versi beta terbaru dari aplikasi ini sudah bisa menyunting profile dan tersedia graphic volume penggunaan.
February 20th, 2008 at 00:56
YO2K
mau tanya bozz, kog sharp vodafone 903 SH saya kok kalau setting GPRSnya kok tidak bisa, terus cara settingnya bagaimana?
May 6th, 2008 at 17:43