Isu sosial dan cerita dari lapangan terkait dengan Open Source
Senang, Aman, dan Nyaman dengan Linux demikian slogan yang ditulis di halaman grup Indonesia Linux Conference 2008. Selalu ada undangan dari Linux, demikian pikir saya setelah menerima kabar tersebut dari Andi “Belutz” Darmawan, yang saya juluki staf “kopdar adalah tugas.”
ILC 2008 akan berlangsung tanggal 7–10 November 2008 di Hotel Palm Beach Kuta, Denpasar, Bali. Informasi lagi lengkap dapat dibaca di situs ILC 2008.
Saya lihat dari daftar calon hadirin: mereka yang lebih kompeten sudah terdaftar untuk datang, sehingga besar harapan — dalam bayangan saya — ILC 2008 akan meriah dan semoga menyenangkan, seperti halnya penggunaan Linux sendiri.
Seperti halnya perhelatan lain di Indonesia, jika berlingkup nasional, ongkos transportasi dan akomodasi adalah bagian “mematikan di awal.” Lebih-lebih untuk aktivitas yang pada umumnya mengandalkan modal swadaya seperti Linux. Lebih-lebih lagi, organisasi pemakai Linux seperti KPLI bukan di bawah payung badan apapun di pemerintah. Di satu sisi ada keinginan untuk menampilkan Linux lebih luas lagi, jika perlu di kota-kota di luar Pulau Jawa (termasuk Bali untuk tahun ini). Begitu sedikit menjauh, risiko kesulitan yang dihadapi para aktivis akan meningkat. Alhasil pengunjung acara akan dipenuhi para pejabat dengan biaya dinas atau syukur-syukur perwakilan sponsor.
Ini semua tantangan dan lepas dari itu semua, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Andi yang telah mengundang saya lewat Facebook. Semoga sukses tentunya untuk perhelatan itu sendiri dengan hasil yang akan lebih dinikmati lagi lebih luas.
Artikel dituliskan oleh Ikhlasul Amal pada Wednesday, November 5th, 2008 pukul 08:34. Diarsipkan dalam kategori Pertemuan, Warta. Anda dapat mengikuti diskusi melalui layanan sindikasi komentar.
Anda dapat mengikut diskusi dengan meninggalkan komentar, atau lacak balik dari situs Anda.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.